Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Namun berkat kesigapan peringatan dini dari pihak berwenang, sebagian besar warga sempat menyelamatkan diri ke dataran tinggi sebelum terjangan ombak tiba.
Bencana ternyata tidak berhenti pada hari pertama.
Hingga tanggal 7 September 2026 pukul 05.00 WIB, catatan seismograf BMKG menunjukkan angka yang mencengangkan: telah terjadi 13.156 kali gempa susulan dengan berbagai variasi magnitudo. Gempa susulan terbesar kedua tercatat berkekuatan magnitudo 6,2 dan sebanyak 172 kali gelombang gempa susulan dirasakan kuat oleh warga.
Bayangkan betapa beratnya mental para penyintas yang harus tidur di dalam tenda darurat selama tiga pekan penuh dengan tanah yang terus-menerus bergoyang setiap beberapa jam sekali. Trauma kolektif dan kecemasan psikologis menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus diselesaikan setelah fase evakuasi selesai.
Data resmi yang dihimpun dari laporan terpadu BNPB, Wikipedia, serta tim investigasi lapangan memperlihatkan skala kerusakan yang luar biasa masif di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
