<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BarometerNTT.Com</title>
	<atom:link href="https://barometerntt.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerntt.com</link>
	<description>Cerdas Menulis Fakta</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2026 10:23:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://barometerntt.com/wp-content/uploads/2024/11/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>BarometerNTT.Com</title>
	<link>https://barometerntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wali Kota Kupang Wakili peserta presentasikan inovasi daerah, Gubernur Lemhanas: &#8220;Excellent&#8221;</title>
		<link>https://barometerntt.com/wali-kota-kupang-wakili-peserta-presentasikan-inovasi-daerah-gubernur-lemhanas-excellent/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 10:23:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7597</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com Jakarta — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mendapat sorotan dalam penutupan Kursus Pemantapan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com Jakarta</strong> — Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mendapat sorotan dalam penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026, di Jakarta.</p>
<p>Ia dinilai sebagai salah satu peserta terbaik, dan mendapat kepercayaan untuk memaparkan rencana aksi, keberlanjutan inovasi pemerintah daerah di hadapan jajaran pimpinan dan penyelenggara KPPD.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Christian Widodo mempresentasikan Rencana Aksi Keberlanjutan Inovasi Dana Kegawatdaruratan pada RSUD SK Lerik, sebuah program yang dirancang untuk memperkuat kecepatan dan integrasi pelayanan kesehatan kegawatdaruratan di Kota Kupang.</p>
<p>Kegiatan KPPD Angkatan IV diselenggarakan melalui kolaborasi Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP).</p>
<p>Kesempatan memaparkan program tersebut menjadi bagian penting, dari rangkaian evaluasi kepemimpinan kepala daerah. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki gagasan inovatif, tetapi juga mampu menerjemahkan gagasan tersebut menjadi rencana aksi yang realistis, berkelanjutan, serta memberikan dampak langsung kepada masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjualan Eceran Kota Kupang Agustus 2026 Diprakirakan Menurun</title>
		<link>https://barometerntt.com/penjualan-eceran-kota-kupang-agustus-2026-diprakirakan-menurun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2026 00:05:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7593</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Kupang &#8212; Kinerja penjualan eceran Kota Kupang pada Agustus 2026, secara tahunan diprakirakan menurun.&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com, Kupang</strong> &#8212; Kinerja penjualan eceran Kota Kupang pada Agustus 2026, secara tahunan diprakirakan menurun.</p>
<p>Hal ini tercermin dari prakiraan IPR Agustus 2026 yang sebesar 64,20 dan utamanya dipengaruhi oleh Kelompok Sandang; Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi; Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau; Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor; Kelompok Kendaraan; serta Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi.</p>
<p>Di sisi lain, beberapa kelompok diprakirakan menopang kinerja penjualan eceran secara tahunan antara lain Kelompok Suku Cadang dan Aksesori; Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Kelompok Barang Lainnya.</p>
<p>Secara bulanan, atau month to month, kinerja penjualan eceran di Kota Kupang pada Agustus 2026 juga diprakirakan membaik. Perkembangan kinerja penjualan eceran diprakirakan membaik meski masih mengalami kontraksi terbatas sebesar 4,60 persen (mtm) dari kontraksi 11,04 persen (mtm) pada bulan sebelumnya.</p>
<p>Prakiraaan IPR Kota Kupang sejalan dengan prakiraan IPR Nasional pada Agustus 2026 yang menurun secara tahunan dengan IPR 224,6.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLN UP2B NTT Perluas Pengolahan Sampah Organik Bersama Bank Sampah Mutiara Timor</title>
		<link>https://barometerntt.com/pln-up2b-ntt-perluas-pengolahan-sampah-organik-bersama-bank-sampah-mutiara-timor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7589</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Kupang – PT PLN (Persero) UP2B NTT memperluas komitmen lingkungan, dengan menandatangani Perjanjian Kerja&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>BarometerNTT.com, Kupang</strong> – PT PLN (Persero) UP2B NTT memperluas komitmen lingkungan, dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama bersama Bank Sampah Mutiara Timor, Rabu (9/9/2026) di Kota Kupang.</p>
<p dir="ltr">Jika sebelumnya kerja sama fokus pada sampah anorganik seperti plastik dan kertas, kini cakupannya ditambah ke sampah organik melalui inovasi chicken composting. Sisa makanan hingga daun kering akan diolah dengan bantuan aktivitas ayam.</p>
<p dir="ltr">Metode ini dipilih, karena efektif mengurangi timbulan sampah sekaligus menghasilkan dua manfaat: pupuk kompos bernutrisi tinggi dan penghematan biaya pakan ternak.</p>
<p dir="ltr">Direktur Utama Bank Sampah Mutiara Timor, Meilsi Anita Mansula, menyebut PKS ini sebagai langkah penting.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Awalnya kami hanya tangani anorganik. Kini dengan PLN UP2B NTT kami kembangkan sampah organik. Harapannya ini jadi edukasi bahwa sampah bisa dukung ketahanan pangan lokal,” ujar Meilsi Mansula.</p>
<p dir="ltr">Manager PLN UP2B NTT, Resa menegaskan, ini bagian dari <b>Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan</b> (TJSL) PLN.</p>
<p dir="ltr">“Kami pertegas pengelolaan sampah di lingkungan kantor, organik dan anorganik. Lewat chicken composting kami buktikan sampah bisa ciptakan nilai baru lewat ekonomi sirkular,” kata Resa.</p>
<p dir="ltr">GM PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menambahkan pengelolaan sampah adalah aksi nyata jaga bumi.</p>
<p dir="ltr">“PLN tidak hanya jaga listrik, tapi juga bangun ekosistem hijau. Langkah kecil memilah sampah bisa jadi perubahan besar menuju Net Zero Emission,” pungkas Eki.</p>
<p dir="ltr">Kolaborasi ini diharapkan jadi contoh penerapan ekonomi sirkular di NTT, mengubah limbah jadi edukasi, pemberdayaan, dan nilai ekonomi baru. (*/win)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agustus 2026, Keyakinan Konsumen terhadap Perekonomian NTT Meningkat</title>
		<link>https://barometerntt.com/agustus-2026-keyakinan-konsumen-terhadap-perekonomian-ntt-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 00:04:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7585</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Kupang &#8212; Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 2026 terhadap 100 responden di&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com, Kupang</strong> &#8212; Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 2026 terhadap 100 responden di NTT, khususnya di Kota Kupang, terhadap kondisi ekonomi menguat dan tetap berada pada level optimis (indeks &gt;100).</p>
<p>Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) NTT sebesar 122,00, meningkat dibandingkan 118,00 pada Juli 2026. Perkembangan tersebut sejalan dengan keyakinan konsumen secara nasional, dengan IKK Nasional Agustus 2026 meningkat menjadi 118,5 dari 116,8 pada Juli 2026.</p>
<p>Penguatan keyakinan konsumen, ditopang oleh membaiknya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini, dan meningkatnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan.</p>
<p>Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Agustus 2026 tercatat sebesar 114,67, meningkat dibandingkan 111,00 pada Juli 2026. Peningkatan IKE didorong oleh peningkatan seluruh komponen pembentuknya, yaitu penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan konsumsi barang tahan lama (durable goods).</p>
<p>Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan meningkat menjadi 129,33, dari 125,00 pada Juli 2026, dan tetap berada pada level optimis. Penguatan IEK terutama ditopang oleh meningkatnya ekspektasi penghasilan, disertai peningkatan ekspektasi terhadap kegiatan usaha dan ketersediaan lapangan kerja ke depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nyala Asa di Bumi Flores, Prolog: Saat Bumi Flores Menangis</title>
		<link>https://barometerntt.com/nyala-asa-di-bumi-flores-prolog-saat-bumi-flores-menangis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7581</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT,com, Kupang &#8212; Pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05:58 WITA. Azan subuh baru saja&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT,com, Kupang</strong> &#8212; Pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05:58 WITA. Azan subuh baru saja menggema di kampung-kampung Flores, menyatu dengan embun pagi yang menyejukkan. Di dapur-dapur rumah panggung, ibu-ibu mulai menanak nasi dan merebus air. Di pelabuhan-pelabuhan kecil, para nelayan bersiap mendorong perahu ketinting mereka ke laut lepas.</p>
<p>Dalam 20 detik yang terasa selamanya, semuanya berubah dalam sekejap mata.</p>
<p>Tanah mengaum dahsyat. Air laut tiba-tiba surut seketika. Rumah-rumah kayu dan beton roboh bergemuruh, menyisakan kepulan debu dan puing-puing berserakan. Tangis masyarakat pecah dalam ratap kepedihan, kepanikan massal, dan duka yang bagai tanpa akhir.</p>
<p>Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 hingga 7,8 yang berpusat di lepas pantai Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur mengguncang pagi yang tadinya syahdu itu.</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa berada di laut akibat aktivitas pergerakan Sesar Naik Busur Belakang Flores atau Flores Back-Arc Thrust pada kedalaman yang sangat dangkal, yakni hanya 10 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman dangkal inilah yang menjadi faktor utama mengapa guncangan terasa sangat merusak dan mematikan hingga ke daratan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores lewat Bantuan dan Konektivitas</title>
		<link>https://barometerntt.com/telkomsel-dampingi-pemulihan-flores-lewat-bantuan-dan-konektivitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 22:43:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7576</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Jakarta &#8212; Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan, dan dukungan konektivitas bagi masyarakat terdampak gempa di&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com, Jakarta</strong> &#8212; Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan, dan dukungan konektivitas bagi masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah Flores, NTT. Dukungan tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan masyarakat, selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.</p>
<p>Bantuan disalurkan ke sejumlah titik terdampak, yakni Posko BNPB Pengungsian Sikka, Posko BNPB Mbay Kabupaten Nagekeo, Perkampungan Gencor dan Redo, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, serta Perkampungan Pang Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.</p>
<p>Vice President Consumer Business Area Jawa Bali Telkomsel, Muharlis, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi masyarakat terdampak gempa di Flores.</p>
<p>&#8221; Melalui bantuan yang kami salurkan di sejumlah titik pengungsian dan posko tanggap darurat, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan,&#8221; ujarnya dalam keterangan tertulis, jumat (21/8/2026).</p>
<p>Muharlis melanjutkan, Telkomsel juga berupaya memastikan akses komunikasi tetap tersedia bagi masyarakat di wilayah terdampak. Akses tersebut dibutuhkan untuk menghubungi keluarga, memperoleh informasi penting, serta mendukung koordinasi penanganan bencana.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Percepat Internet Sekolah, Pemkot Kupang Gandeng Telkomsel Sasar 67 Titik</title>
		<link>https://barometerntt.com/percepat-internet-sekolah-pemkot-kupang-gandeng-telkomsel-sasar-67-titik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 22:31:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7571</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Kupang &#8212; Untuk mempercepat internet sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menggandeng Telkomsel dengan menyasar&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com, Kupang</strong> &#8212; Untuk mempercepat internet sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menggandeng Telkomsel dengan menyasar 67 titik, terutama di kawasan pinggiran.</p>
<p>Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Pemerintah Kota Kupang bersama PT Telkomsel Kantor Cabang Kupang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kupang, Senin (7/9/2026).</p>
<p>Wawali Kupang, Serena Francis menyampaikan keluhan, terkait lemahnya jaringan di sejumlah sekolah, dan telah menjadi perhatian Pemkot Kupang. Salah satu wilayah yang mendapat sorotan adalah Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa.</p>
<p>“Pendidikan sekarang sudah berbasis digital. Anak-anak kita butuh akses internet yang stabil. Sayang sekali jika di tengah kota saja masih ada sekolah yang kesulitan,” ujar Serena.</p>
<p>Berdasarkan data sementara yang dibahas dalam rapat, terdapat 21 SMP dan 46 SD di Kota Kupang yang masih mengalami kendala jaringan.</p>
<p>Pemkot Kupang meminta titik-titik tersebut dipetakan secara lebih rinci. Dengan demikian, penanganan tidak dilakukan secara umum, tetapi berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Momen Hapelnas, PLN Dorong Investasi dan Lapangan Kerja di Sumba Timur</title>
		<link>https://barometerntt.com/momen-hapelnas-pln-dorong-investasi-dan-lapangan-kerja-di-sumba-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 00:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7566</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Waingapu – Memaknai momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com, Waingapu</strong> – Memaknai momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba dan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumba Timur, dorong investasi dan lapangan kerja.</p>
<p>PLN bergerak cepat menyambungkan pasokan listrik berdaya 164.000 VA untuk mendukung fasilitas sementara (temporary facility) proyek Integrated Shrimp Farming (ISF) di Kabupaten Sumba Timur pada Kamis (3/9/2026).</p>
<p>Proyek ISF merupakan kawasan budidaya udang terpadu, yang mengintegrasikan teknologi produksi, pengelolaan air, serta infrastruktur pendukung dalam satu ekosistem.</p>
<p>Kehadiran proyek ini, diproyeksikan tidak hanya mendongkrak produktivitas sektor perikanan daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memutar roda perekonomian warga Sumba Timur.</p>
<p>General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono menyampaikan, Harpelnas merupakan momentum untuk semakin dekat dengan masyarakat, dan mendengarkan kebutuhan dunia usaha, demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>“Penyambungan listrik untuk mendukung proyek ISF ini, adalah bukti bagaimana pelayanan PLN mampu menggerakkan investasi, menciptakan aktivitas ekonomi baru, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat,” ujar Eko.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor Undana Tegaskan Komitmen Bantuan Gempa Flores hingga Skema Afirmasi Biaya Studi</title>
		<link>https://barometerntt.com/rektor-undana-tegaskan-komitmen-bantuan-gempa-flores-hingga-skema-afirmasi-biaya-studi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 23:08:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7562</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Kupang — Universitas Nusa Cendana (Undana) mempertegas komitmennya, dalam membantu penanganan bencana di sejumlah wilayah&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com, Kupang</strong> — Universitas Nusa Cendana (Undana) mempertegas komitmennya, dalam membantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Flores, hingga skema afirmasi biaya studi bagi mahasiswa terdampak.</p>
<p>Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. menegaskan, keterlibatan Undana dalam aksi kemanusiaan ini, merupakan bentuk kewajiban moral perguruan tinggi kepada masyarakat, sekaligus wujud respons atas arahan pemerintah melalui kementerian terkait.</p>
<p>&#8220;Sejak hari pertama pascagempa, Undana langsung mendirikan posko, sebagai pusat penerimaan donasi internal civitas akademika, serta wadah koordinasi bantuan dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia,&#8221; jelas Jefri Bale.</p>
<p>Memasuki hampir dua minggu pascabencana dan seiring perpanjangan status bencana oleh Pemerintah Provinsi NTT, Undana melakukan pemetaan ulang kebutuhan penyintas.</p>
<p>Dan telah mengirimkan dua kloter tim relawan yang terdiri dari mahasiswa, tenaga kesehatan, tim bantuan medis (TBM Komodo), serta dosen pendamping lapangan KKN Berdampak Tematik Penanggulangan Bencana.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Lewat CX126</title>
		<link>https://barometerntt.com/7558-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[BarometerNTT.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 08:11:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barometerntt.com/?p=7558</guid>

					<description><![CDATA[BarometerNTT.com, Surabaya– BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui&#160;[&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BarometerNTT.com, Surabaya</strong>– BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui program Customer eXcellence 126 atau CX126.</p>
<p>Program ini dirancang untuk mengukur implementasi customer excellence di 126 Kantor Cabang BPJS Kesehatan, sekaligus mengidentifikasi praktik terbaik yang bisa direplikasi secara luas.</p>
<p>Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujo Waskito, mengatakan ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik terus berkembang. Di era keterbukaan informasi, pengalaman peserta menjadi pilar penting dalam membangun reputasi dan kepercayaan publik.</p>
<p>“Kita harus adaptif memahami ekspektasi peserta dan tanggap memberikan solusi. Peserta tidak hanya butuh layanan yang dapat diakses, tetapi juga kepastian informasi dan kualitas pelayanan yang konsisten,” kata Pujo di Surabaya, Jumat (4/9/2026).</p>
<p>Menurutnya, CX126 dibangun dengan prinsip Mudah, Cepat, Setara, dan Solutif. Program ini tidak hanya mencari Kantor Cabang dengan performa terbaik, tetapi juga melihat faktor yang membentuk keunggulan agar bisa ditiru cabang lain.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
