Lewat Festival Budaya, Sejarah Pantai Kopang Dihidupkan Kembali

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG-20260907-WA0014_copy_640x427_copy_320x213

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

BarometerNTT.com, Kupang – Kawasan Pantai Kopan menyimpan jejak panjang, pertemuan berbagai komunitas yang membentuk wajah kota. Jejak itu dihidupkan kembali melalui Festival Pecinan Event Budaya Multietnis Kelurahan Lai-Lai Bisi Kopan (LLBK), dengan tema Merajut Budaya dalam Harmoni,.

Selama dua hari, Jumat (4/9/2026) – Sabtu (5/9/2026) ini, Pantai Kopan menjadi ruang pertemuan seni, tradisi, dan kreativitas warga. Beragam ekspresi budaya ditampilkan, bukan untuk mempertentangkan perbedaan, melainkan menunjukkan bagaimana keberagaman bisa dirangkai menjadi kekuatan bersama.

Bacaan Lainnya

Festival dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt. Hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ignasius Repelita Lega, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah se-Kecamatan Kota Lama, Ketua Panitia, Antoni Niti Susanto, Ketua LPM Kelurahan LLBK, Tjiang Hemdi, serta tokoh masyarakat dan warga.

Dalam sambutannya, Jeffry menegaskan festival budaya memiliki makna lebih dari sekadar pertunjukan.

Pos terkait