Ekosistem Pesta Kupang: Mencari Titik Temu antara Denyut Ekonomi dan Ketenteraman Warga

| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

 

Oleh: Rolland E. FanggidaeA

Bacaan Lainnya

(Akademisi FEB Undana & Local Expert Kemenkeu di NTT )

DI balik gemerlap lampu dekorasi dan riuh rendah musik pesta di Kota Kupang, terdapat sebuah mesin ekonomi kreatif yang sedang berdenyut kencang.

Apa yang sering kita lihat hanya sebagai perhelatan sukacita, ternyata telah bertransformasi menjadi sebuah ekosistem ekonomi yang kompleks dan saling terkait, menjadi penopang perekonomian lokal yang nyata.

Bayangkan sebuah resepsi pernikahan. Event Organizer (EO) tidak bekerja sendirian. Ia adalah simpul utama yang menggerakkan rantai pasok yang rumit.

EO misalnya dapat merekomendasikan jasa katering spesialis masakan “Se’i” dan “Ikan Kua Asam”, yang pada gilirannya membeli bahan dari supplier lokal.

Ia memilih dekorator yang memesan bunga segar dari florist dan kain tenun dari penenun. Ia menunjuk fotografer dan band lokal untuk mengabadikan dan memeriahkan momen.

Satu pesta telah menghidupkan puluhan usaha, dari industri kuliner, dekorasi, fashion, hingga kreatif digital.

Pos terkait