Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
WJR mengaku sejak awal dia sangat senang atau bangga, dengan kehadiran Melki Laka Lena dan Ansy Lema di panggung politik NTT. Pasalnya, kedua orang ini saat menjadi anggota DPR RI sangat vokal memperjuangkan nasib rakyat NTT yang masih dalam kemiskinan.
“Tetapi saya terpaksa merubah pandangan dan dukungan saya dari kedua figur tersebut. Alasannya apa, pertama, saya melihat perilaku Melki – Johni yang mulai telepon para menteri lah, segala macam, sampai menghadap Jokowi dan duduk di hadapan Jokowi di Solo lalu divideokan dan dipamer, itu perilaku yang salah,” tegas WJR.
Menurutnya, seorang calon pemimpin tidak seharusnya bersikap demikian, namun tetap berada di tengah masyarakat, mencari simpati dengan menawarkan ide dan gagasan brilliant.
“Cari muka lah di depan rakyat yang miskin, jangan di depan pejabat. Menteri itu urusannya di 33 provinsi dan seluruh rakyat Indonesia. Sementara Melki Laka Lena, Ansy Lema dan Simon Petrus Kamlasi (SPK) untuk membangun NTT,” ungkap WJR.
Dia menegaskan, NTT merupakan provinsi yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM)
