Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Jakarta — Komisi V DPRD Provinsi NTT kembali memperjuangkan agenda kemanusiaan bagi pekerja migran asal NTT, dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Dalam pertemuan yang berlangsung Selasa (12/5/2026), rombongan Komisi V DPRD NTT dipimpin Wakil Ketua DPRD NTT Kristien Samiyati Pati, diterima langsung Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian P2MI/BP2MI, Moh. Fachri.
Audiensi tersebut menjadi ruang penting bagi DPRD NTT, untuk menyampaikan berbagai persoalan serius pekerja migran asal NTT, mulai dari trafficking, pekerja migran nonprosedural, eksploitasi tenaga kerja, hingga tragedi pemulangan jenazah PMI yang terus berulang.
Dalam penyampaiannya, Komisi V DPRD NTT menegaskan bahwa migrasi pekerja asal NTT, tidak lagi semata-mata pilihan ekonomi, tetapi telah menjadi mekanisme survival sosial akibat kemiskinan, kekeringan, minim lapangan kerja, dan tekanan hidup di desa-desa.
Karena itu, DPRD NTT menilai persoalan pekerja migran bukan lagi sekadar isu ketenagakerjaan, tetapi telah menjadi isu kemanusiaan dan perlindungan sosial yang mendesak.
