Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Wali Kota Kupang, Christian Widodo dalam keterangannya menegaskan, bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja bersama, dan keberpihakan kebijakan kepada rakyat.
“Penghargaan ini bukan tentang pemerintah, tetapi tentang hak masyarakat Kota Kupang,nuntuk hidup sehat tanpa dibebani biaya dan prosedur yang rumit,” tegas Christian Widodo.
Menurut dia, prinsip sederhana, yakni jangan biarkan satu pun warga menunda berobat, hanya karena tidak punya uang atau terkendala administrasi.
“Kami memandang kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan manusia. Kesehatan bukan privilese, tetapi hak dasar. Kalau rakyat sehat, mereka bisa bekerja, belajar, dan berdaya. Itulah inti pembangunan yang ingin kami dorong di Kota Kupang,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, menjelaskan bahwa salah satu faktor kunci keberhasilan Kota Kupang adalah penerapan UHC Non Cut-Off.
Diakui Retnowati, melalui skema ini, warga yang membutuhkan layanan kesehatan darurat tetap dapat dilayani, meski status kepesertaan BPJS Kesehatannya nonaktif.
