Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Mari kita jaga dan kembangkan budaya kita. Karena dari budaya kita terinspirasi, dan melalui generasi muda, budaya kita akan terus hidup,” ungkapnya.
Christian juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, selama dan setelah festival berlangsung. Karena saat ini Pemkot tengah menyusun roadmap pengelolaan sampah tingkat RT, dan akan mulai menyediakan lebih dari 1.300 tempat sampah di seluruh wilayah Kota Kupang.
Dia juga menegaskan bahwa ke depan, akan ada sanksi sosial bagi warga yang membuang sampah sembarangan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang, Margarita Salean, dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampaikan bahwa Koepan Festival, merupakan bentuk pelestarian nilai-nilai budaya lokal, serta media regenerasi budaya kepada generasi muda.
“Dalam keberagaman budaya dan seni di Kota Kupang, kita menemukan kekuatan dan keunikan yang menjadi daya tarik tersendiri. Festival ini adalah panggung untuk menampilkan warisan budaya dalam wajah kekinian,” ujar Margaretha.





