Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang — Kondisi bangunan SMAN 2 Fatuleu Tengah, sangat memprihatinkan, empat ruangan dengan dinding retak serta lantai keramik yang patah dan ambles. Pada sejumlah bagian, penurunan lantai diperkirakan mencapai 30–40 cm.
Hal ini ditemukan Anggota DPRD Provinsi NTT dari Daerah Pemilihan NTT II, Winston Rondo, saat melakukan kunjungan reses di SMAN 2 Fatuleu Tengah, Desa Nonbaun, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT itu bersama tim disambut Kepala SMAN 2 Fatuleu Tengah, Zetlyanus Hany Oktovianus, Ketua Komite Sekolah, Yustinus Tfuakan, para guru, dan orang tua siswa. Mereka menyampaikan kekhawatiran terhadap keselamatan warga sekolah serta berharap pemerintah segera menangani kerusakan tersebut.
Menurut penuturan pihak sekolah dan orang tua, kerusakan terjadi setelah hujan lebat pada musim hujan sebelumnya. Mereka menyebut adanya pergerakan tanah, dengan istilah lokal “tanah lari”. Sekolah berada di kawasan lereng, dan sekitar lima ruangan dilaporkan terdampak.





