Dirut Charlie Paulus: Bank NTT Perkuat Sistem Pengawasan Transaksi Elektronik Secara Ketat

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG_20261026_102202_copy_1020x574_copy_408x229

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Barometer NTT.com, Kupang — Belajar dari pengalaman pembobolan yang menimpa sejumlah bank di Indonesia, Bank NTT memperkuat sistem pengawasan transaksi elektronik secara ketat.

Hal ini disampaikan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Charlie Paulus usai pelantikan Flori Rita Wuisan sebagai Komisaris Independen PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT), di aula Fernandes Kantor Gubernur, Senin (26/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Charlie Paulus, saat ini, seluruh transaksi elektronik di Bank NTT dimonitor selama 24 jam nonstop, oleh petugas khusus.

“Belajar dari pengalaman bank-bank lain yang lalu, kami sudah memperkuat sistem pengawasan. Sekarang itu transaksi elektronik di Bank NTT 24 jam di monitor. Jadi kami punya pegawai sekarang khusus 24 jam itu memonitor,” ujar Charlie Paulus.

Charlie Paulus mengungkapkan, sistem monitoring ini, difokuskan untuk mendeteksi transaksi yang tidak wajar. Jika ada aktivitas mencurigakan, seperti transaksi berulang atau dalam jumlah besar, sistem akan langsung memberikan peringatan, dan dapat segera ditindaklanjuti.

Pos terkait