Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“AI tidak menggantikan peran warga sebagai pencerita. Teknologi ini justru menjadi alat bantu agar pesan yang disampaikan lebih rapi, jelas, dan mudah dipahami publik, termasuk para pengambil kebijakan,” ujar Frans Herin.
Menurut dia, pendekatan jurnalisme warga berbasis AI memungkinkan masyarakat berbicara dengan bahasa sendiri, jujur, membumi, dan dekat dengan realitas sehari-hari.
Peristiwa yang sebelumnya dianggap biasa, seperti perubahan musim tanam atau berkurangnya hasil panen, dapat diolah menjadi cerita yang memiliki nilai informasi dan advokasi.
“Dengan jurnalisme warga berbasis AI, suara masyarakat tidak lagi terpinggirkan. Ia justru menjadi sumber informasi penting untuk membangun kesadaran kolektif dan mendorong aksi bersama menghadapi krisis perubahan iklim,” kata Frans Herin.
Petani Muda Milenial Dilatih Teknologi AI
Dalam kesempatan yang sama, upaya transformasi sektor pertanian melalui teknologi digital juga mengemuka.
Sejumlah petani muda milenial akan mendapatkan pelatihan penggunaan program teknologi informasi berbasis AI guna meningkatkan produktivitas dan daya saing pertanian.





