Jurnalisme Warga Berbasis AI, Suara Akar Rumput Hadapi Krisis Iklim

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

BarometerNTT.com, Kupang — Jurnalisme warga kian menemukan relevansinya, di tengah krisis perubahan iklim, yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput.

Melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), warga kini didorong untuk menyuarakan pengalaman nyata mereka, mulai dari banjir, kekeringan, gagal panen, cuaca ekstrem, hingga kerusakan lingkungan, dalam bentuk video dan narasi sederhana namun bernilai jurnalistik.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan pelatihan jurnalisme warga berbasis AI yang digelar di kawasan Bello, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (27/1/2026).

Sejumlah petani dan warga dari wilayah Timor Barat mengikuti pelatihan yang menghadirkan jurnalis Kompas Frans Pati Herin sebagai narasumber.

Dalam pelatihan itu, peserta dibekali kemampuan dasar merekam video menggunakan telepon seluler, menyusun narasi singkat berbasis pengalaman pribadi, serta memanfaatkan AI untuk membantu penulisan naskah, penyuntingan video, pemilihan judul, hingga penguatan pesan.

Pos terkait