Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
2. Angka kemiskinan menurun*
Angka kemiskinan Kota Kupang pada tahun 2013 tercatat sebesar 9,12 persen. Selanjutnya, pada tahun 2014 sebesar 8,7%, tahun 2015 10,21%, tahun 2016 9,97%, tahun 2017 9,81%, tahun 2018 9,61%, tahun 2019 9,22%, tahun 2020 8,96%, tahun 2021 9,17%, tahun 2022 8,61%, tahun 2023 8,61% dan tahun 2024 sebesar 8,24%.
Rata-rata angka kemiskinan Kota Kupang di bawah rata-rata Provinsi NTT yang mencapai 19,48% tahun 2024. Sejak era kepemimpinan Jeriko sebagai Wali Kota Kupang, angka kemiskinan terus menurun walaupun tidak signifikan. Padahal Kota Kupang selama 2 tahun dilanda dua bencana besar yakni Covid-19 dan Badai Seroja.
3. Nilai SAKIP tinggi
Nilai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) menunjukkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, serta komitmen dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. SAKIP merupakan sistem yang mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, dan pelaporan kinerja. SAKIP juga merupakan perwujudan kewajiban instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi.
