Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Di titik ini sejarah berubah menjadi sebuah pertanyaan yang jauh lebih besar daripada sekadar status veteran.
Apakah pengorbanan seseorang ikut kehilangan nilai ketika keputusan politik negara berubah?
Apakah keberanian menjadi tidak berarti ketika wilayah yang dahulu dipertahankan akhirnya berdiri sebagai negara lain?
Dan apakah negara boleh meminta seseorang mengorbankan hidupnya atas nama republik pada suatu masa lalu kemudian membiarkan pengorbanan itu kehilangan makna ketika arah sejarah berubah?
Pertanyaan-pertanyaan itu tidak selesai di ruang sidang.
Ia tetap berjalan bersama para veteran yang menua.
Tetap hidup dalam ingatan keluarga mereka.
Dan tetap menunggu jawaban dari republik yang dahulu meminta mereka berdiri di garis depan.
Dampak sosial dari runtuhnya gugatan hukum ini beresonansi kuat ke dalam kehidupan nyata.
Di luar ruang sidang ada para veteran Seroja yang menghabiskan sisa umur mereka dalam malam-malam panjang tanpa penghargaan yang layak.
Di Kompleks Seroja Bekasi atau di gubuk-gubuk anyaman bambu di pinggiran kota yang luput dari pandangan pejabat, para lansia itu menjalani hari dengan tubuh yang tidak lagi utuh.
