Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Sementara itu dunia sipil beranjak pergi. Hubungan diplomatik dan ekonomi baru dirajut dengan wajah pragmatis.
Gelombang alienasi sosial-politik yang sama kini sedang mengikis sisa-sisa napas para veteran Operasi Seroja di Indonesia.
Terutama mereka yang mengabdi dan bertaruh nyawa menghadapi gerilya di hutan belantara Timor Timur setelah periode awal invasi militer reda.
Ketika peta politik luar negeri berubah arah dan wilayah tersebut akhirnya lepas dari pangkuan Ibu Pertiwi, sebuah tabir amnesia kolektif seolah diturunkan perlahan oleh sistem kekuasaan.
Tabir itu menutupi jerat duka lara dan pengorbanan ribuan jiwa yang dahulu dikirim atas nama tugas suci negara.
Gejolak sosiopolitik yang penuh penyangkalan ini bukan sekadar bayang-bayang emosional yang menghantui ruang tidur para veteran.
Ia menjelma menjadi benteng hukum yang sangat kaku dan tidak berperasaan di ruang-ruang pengadilan kita yang agung.
Ketika seorang wiraswasta dan seorang aktivis yang pernah hidup dan menyaksikan pertempuran di sana bernama Hukman Reni melangkah masuk ke gedung Mahkamah Konstitusi pada pertengahan 2024, ia sebenarnya sedang memikul jeritan hati dari ribuan pejuang yang merasa hak konstitusionalnya dikebiri oleh negara.
