Christian Widodo: Keberagaman di Kota Kupang Bukan Penghalang

Reporter: win 
| Editor: Redaksi
IMG-20260601-WA0005_copy_844x595

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Pancasila adalah sumbangan terbaik masyarakat Nusa Tenggara Timur kepada Indonesia. Karena itu, Pancasila tidak boleh hanya dihafal atau diucapkan saat upacara, tetapi harus hidup dalam tindakan dan perilaku kita sehari-hari,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Christian juga mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan panjang Kota Kupang yang baru saja memperingati usia ke-140 tahun dan 30 tahun sebagai daerah otonom.

Bacaan Lainnya

Christian menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, ASN, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keamanan, ketertiban, dan pembangunan Kota Kupang hingga saat ini.

“Makna otonomi daerah bukan sekadar soal kewenangan pemerintahan, tetapi bagaimana menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tambah Christian.

Christian juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini bukan hanya persoalan ekonomi maupun pembangunan fisik, tetapi bagaimana menjaga semangat toleransi, persaudaraan, dan ruang sosial yang damai, terutama bagi generasi muda.

Pos terkait