Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Barometerntt.com, Kupang — Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Paket SIAGA akan menghindari kampanye hitam atau blackcampaign, karena mencederai pesta demokrasi di NTT.
Hal tersebut disampaikan Cagub Simon Petrus Kamlasi (SPK) saat debat pamungkas ke tiga di Auditorium Undana, Rabu (20/11/2024).
‘Jangan melakukan kampanye hitam atau blackcampaign di sisa masa kampanye, sebelum hari pemungutan suara yang berlangsung 27 November 2024 nanti,” ujar SPK.
Bahkan SPK yang berpasangan dengan Adrianus Garu (AG) itu menegaskan, jika keduanya ingin pesta demokrasi di NTT harus langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil.
“Saya mengajak semua yang ada, baik dari masyarakat, pihak penyelenggara dan paslon-paslon agar sisa waktu yang ada ini, jangan ada kampanya hitam yang kurang bagus. Apalagi, menyerang secara pribadi. Itu kita hindari,” pinta SPK.
Menurut dia, rakyat sudah pintar, mereka sudah melihat pemimpin-pemimpin berkualitas, yang dimiliki oleh NTT ini.
Bagi SPK, politik riang gembira yang diusung adalah hal mutlak, dilakukan oleh seluruh tim dari masing-masing Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. Sehingga, masyarakat bisa disuguhkan dengan berbagai program kerja yang ditawarkan.
