Dewan Yunus Takandewa Minta Pemerintah Provinsi NTT Proaktif Pengadaan Vaksin ASF

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Jadi stok 1700 tidak cukup, karena kita melakukan upaya menekan laju penyebaran virus ASF ini, untuk melindungi para petani dan peternak,” ujar Yunus Takandewa.

Diakui Yunus Takandewa, masyarakat di NTT menggantungkan harapan dan hidupnya lewat peternakan babi. Sehingga vaksin ASF ini perlu perjuangan panjang,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Yunus Takandewa, sekiranya ada pihak ketiga yang mampu menyediakan vaksin ASF, itu sebuah langkah yang baik.

“Kita bersyukur untuk itu, tinggal sekarang kita manfaatkan, agar jangan sampai tunggu petani peternak kita menangis dan menderita, baru di datangi,” kata Yunus Takandewa.

Untuk itu, tambah Yunus Takandewa, harus menanggulangi lebih cepat, sebelum mereka merasakan penderitaan terhadap virus ASF ini.

“Jangan sampai seperti pemadam kebakaran, tidak ada guna. Jangankan di kampung-kampung, di Kota Kupang saja hampir di seluruh jalan, penuh dengan babi yang mati, karena gara-gara virus ASF ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan berbeda, Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan NTT, Melky Angsar mengakui, di Perubahan Anggaran dialokasikan untuk pengadaan vaksin ASF sebanyak 14.500 dosis.

Pos terkait