Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Di Jasa Raharja kami selalu mengatakan bahwa indikator keberhasilan kami bukan
hanya seberapa cepat santunan diberikan, tetapi bagaimana jumlah korban
kecelakaan, dan fatalitas dapat terus ditekan,” kata dia
Santunan adalah bentuk kehadiran
negara setelah kecelakaan terjadi, namun yang jauh lebih penting adalah
memastikan masyarakat selamat sehingga tidak perlu menerima santunan.
Awaluddin menambahkan, berdasarkan berbagai evaluasi bersama para pemangku
kepentingan, masih banyak kecelakaan yang terjadi akibat perilaku berisiko di jalan, salah satunya pelanggaran melawan arus.
Perilaku tersebut tidak hanya
membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan
lainnya dan kerap menimbulkan korban dengan tingkat fatalitas yang tinggi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi
Wibowo, menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi yang selama ini telah terjalin erat antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja.
