Wali Kota Kupang Tegaskan Pengentasan Kemiskinan Dimulai dari Pemberdayaan

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG-20260713-WA0014_copy_640x426_copy_320x213

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Pemerintah Provinsi NTT terus mengakselerasi pengentasan kemiskinan, melalui peningkatan ketepatan sasaran perlindungan sosial, penguatan produktivitas ekonomi masyarakat, serta pengurangan kantong-kantong kemiskinan melalui pembangunan infrastruktur dasar,” tambah Yohanes.

Deputi Kemenko PMK, Abdul Haris, menambahkan, bahwa pemerintah pusat menargetkan kemiskinan ekstrem nasional mendekati nol persen melalui pendekatan yang bersifat permanen, yakni penguatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi sirkular.

Bacaan Lainnya

Usai mengikuti rakor, Wali Kota Kupang bersama Wakil Wali Kota meninjau stan pameran hasil karya mahasiswa. Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah produk sabun cuci yang dibuat dari pemanfaatan limbah di sekitar kawasan SPPG sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular.

Menurut Wali Kota, inovasi-inovasi seperti ini membuktikan bahwa pengentasan kemiskinan dapat dimulai dari penguatan kapasitas masyarakat untuk menciptakan nilai tambah dari potensi yang ada.

“Ini program yang sangat bagus. Karang Taruna didorong menjadi unggul dan berdaya. Sisa dari SPPG tidak terbuang begitu saja, tetapi diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti maggot dan sabun cuci melalui konsep ekonomi sirkular yang tadi dimentori Pak Wamen,” ujar dr. Christian.

Pos terkait