Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Sebagai Provinsi kepulauan yang paling rentan terdampak perubahan iklim, dengan curah hujan tidak menentu, kekeringan, krisis air, gagal tanam dan gagal panen, serta beberapa fenomena sosial, menjadi peristiwa aktual yang merupakan bukti bahwa perubahan iklim nyata terjadi di Bumi Flobamoratas.
Berbagai bencana mulai dari bencana ekologis, sosial, hingga bencana kemanusiaan, menambah lapisan ketertindasan masyarakat dan menempatkan perempuan NTT, pada posisi paling rentan dan harus menanggung beban berlapis dari perubahan iklim yang mempengaruhi segala lini kehidupan.
Melihat semua peristiwa yang tidak berkeadilan, kebijakan yang malah menghilangkan dan merampas tata kelola rakyat dan ruang penghidupan perempuan, menambah lapisan kekerasan, maka SP Flobamoratas menuntut kepada negara khususnya kepada para Pemangku Kebijakan, diantaranya,
1.Mencabut izin proyek-proyek ekstraktif yang tidak demokratis dan berkeadilan, khususnya izin pertambangan, izin geothermal, dan izin bendungan di Bumi Flobamoratas, yang merampas ruang hidup dan menghilangkan identitas perempuan adat.





