Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Di FKTP, penguatan dilakukan melalui pengendalian tekanan darah dan gula darah, pemantauan HbA1C rutin, kepatuhan pengobatan, serta pemantauan peserta risiko tinggi.
Di rumah sakit, BPJS mendorong pelayanan berorientasi mutu dan outcome, antara lain pengambilan keputusan terpadu melalui Heart Team, tata laksana sesuai pedoman, pemeriksaan Fractional Flow Reserve (FFR), dan staged revascularization.
Indikator mutu juga digeser dari proses ke outcome, meliputi waktu tanggap kritis, keselamatan pascatindakan, akurasi intervensi, kualitas pemulihan, kepatuhan protokol, dan efisiensi rujukan.
“Kita ingin mengubah paradigma dari paying for services menjadi purchasing better outcomes, dari treating events menjadi preventing events,” kata Pujo.
Kepala RS Dustira, Muchlas Fahmi, menyebut utilisasi layanan jantung JKN tinggi.
“Januari-Agustus 2026, RS Dustira melayani 975 pasien cathlab yang semuanya peserta JKN,” ungkap Fahmi.
Koordinator BPJS Watch, Timbul Siregar, menilai penyakit jantung perlu perhatian karena berkaitan dengan gaya hidup.





