Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Setiap malam, di titik singgah peserta akan digelar pesta rakyat dengan melibatkan UMKM lokal. Produk unggulan seperti kain tenun, makanan khas, dan cinderamata NTT dipastikan hadir.
“UMKM harus hidup. Wisatawan dan peserta bisa membeli oleh-oleh khas kita,” tegas Melki.
Infrastruktur pun dipacu. Pemerintah pusat melalui Balai Jalan memperbaiki sejumlah ruas yang sebelumnya rusak. “Jalan-jalan yang dilewati peserta sudah rapi dan siap. Event ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, panggung budaya NTT juga disiapkan. Dari tarian adat, musik tradisional, hingga festival kecil akan digelar untuk menunjukkan wajah riang, damai, dan penuh warna dari provinsi yang kerap dicap miskin ini.
Partisipasi 13 negara menegaskan posisi NTT di peta sport tourism dunia. Kontingen dari negara Filipina bahkan sudah tiba di Kupang. Setiap negara mengirim lima atlet beserta tim pendukungnya.
Menurut Gubernur, event ini akan memperkuat diplomasi budaya Indonesia. “Pesan yang ingin kita bawa sederhana. NTT dan Indonesia itu aman, damai, dan penuh keceriaan,” ucapnya.
