Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Langkah ini sejalan dengan peran Jasa Raharja sebagai BUMN yang menjadi
bagian ekosistem Danantara Indonesia dalam mendorong peningkatan kualitas
sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang lebih baik, khususnya di
daerah.
Kondisi pendidikan di Nusa Tenggara Barat dalam beberapa tahun terakhir masih
menghadapi berbagai tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Data Tahun 2024–2025 yang disampaikan oleh Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad
Iqbal menunjukkan, terdapat sekitar 4.104 ruang kelas dalam kondisi rusak.
Kendala lainnya adalah keterbatasan daya tampung di jenjang pendidikan menengah, di mana jumlah SMA, SMK, dan SLB tercatat hanya sebanyak 801 unit, sehingga belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan peserta didik. Ini membuat revitalisasi sekolah menjadi prioritas utama pemerintah.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk
mendorong kemajuan masyarakat secara menyeluruh.





