Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang — Prosesi jalan salib menjadi pengingat, harapan dan keteguhan iman.
Demikian Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat melepas Prosesi Jalan Salib Ke-X Tahun 2026 Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang yang berlangsung di Taman Nostalgia Kupang, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, prosesi Jalan Salib bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam.
“Di ujung dari setiap perjuangan selalu ada harapan. Itulah yang harus terus kita pegang. Tanpa harapan, manusia sesungguhnya telah kehilangan makna hidupnya,” tegasnya.
Christian juga mengingatkan pentingnya menjaga harapan dalam situasi sesulit apa pun. Sehingga menjadi kekuatan utama yang menjaga manusia tetap bertahan, dan terus melangkah menghadapi tantangan hidup.
Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk merenungkan makna memikul “salib” dalam kehidupan masing-masing. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki tantangan dan tanggung jawab yang berbeda, baik sebagai mahasiswa, pelayan gereja, aparatur pemerintah, maupun pemimpin.





