Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, SoE – Universitas Nusa Cendana (Undana) turun langsung menangani persoalan stunting dan kemiskinan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melalui program pengabdian. Tim Guru Besar Berdampak Undana menghadirkan inovasi Home Aquatic Garden Design (HAGar’D), untuk membantu warga memenuhi pangan bergizi sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Program ini diterapkan di Desa Biloto dan Desa Noimbila, Dusun Bisuaf, Kecamatan Molo Selatan pada Mei 2026. Langkah ini krusial mengingat TTS berada dalam situasi kedaruratan gizi. Prevalensi stunting TTS mencapai 52,2 persen. Di Desa Biloto 55,1 persen dan Desa Noimbila 53,3 persen.
Kondisi diperberat iklim semi-arid dengan kemarau 8–9 bulan, tanah kapur minim air, dan pendapatan petani terbatas. Padahal 37,5 persen warga memiliki pekarangan yang belum produktif. Potensi ini dioptimalkan 12 guru besar lintas disiplin Undana bersama Pemda TTS.
Tim dipimpin Prof. Dr. Dra. Intje Picauly, M.Si. HAGar’D dirancang sebagai solusi bio-integratif hemat air yang mengubah pekarangan menjadi sumber pangan mandiri.
