Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Ketua Umum Panitia, Wildrian Ronald Otta, dalam sambutannya menyampaikan, UPP dan Panitia memang belum menyentuh semua ragam disabilitas karena terlalu banyak.
“Dengan adanya kegiatan ini, sudah menunjukkan keberpihakan sinode GMIT, akan inklusifitas pelayanan bagi seluruh jemaat,” ujar Andre Otta sapaan Wildrian Ronald
Disamping itu, tambah Andre Otta, membangun kesadaran, bahwa semua berada pada kondisi yang berbeda-beda, dan GMIT sebagai sebuah lembaga yang besar memiliki keterpanggilan yang luar biasa, untuk memfasilitasi segala kebutuhan jemaatnya, termasuk dengan aksesibilitas di berbagai ragam disabilitas.
Sementara Walikota Kupang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Marlen Detaq, berharap agar melalui kegiatan pelatihan ini, menjadi bagian dari langkah-langkah perjalanan panjang, untuk menghadirkan kota kupang sebagai kota kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan.
“Saya percaya inisiatif dan pelatihan hari ini menjadi babak baru kolaborasi strategis antara Gereja, Pemerintah dan Masyarakat,” ujar dia.





