Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang — Di tengah ramainya ratusan stand pameran yang membludak di Kota Kupang, ada satu kedai kecil yang tetap setia menjajakan semangkuk seblak pedas. Namanya Kedai Seblak Teteh, milik Rahmatia.
Sudah satu setengah tahun ia berjualan. Awalnya hanya ikut-ikut orang, alias join di pameran. Tapi dari situlah Rahmatia belajar, bertahan, dan pelan-pelan membangun pelanggannya sendiri.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, pembeli lebih banyak tahun lalu. Karena stand yang ada hanya sekitar 200 buah. Sekarang membludak sampai 600 stand, jadi pembeli agak berkurang karena berpencar,” cerita Rahmatia saat ditemui di sela pameran, Selasa (18/8/2026).
Ditambah lagi, sekarang banyak event yang digelar di waktu bersamaan. Pengunjung lebih tertarik menonton acara panggung, sehingga keramaian terbagi ke berbagai titik.
Berawal dari Coba-Coba Jual Seblak
Sebelum kenal seblak, Rahmatia awalnya jualan pisang, dimsum, dan lumpia ubi. Kebetulan di daerah Oesapa waktu itu belum ada yang jual seblak.
