Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Iseng coba-coba jual seblak. Ternyata ada peminatnya, jadi bertahan sampai sekarang,” ujarnya sambil meracik pesanan.
Menu andalannya sekarang bukan cuma seblak. Ada mie gebeu, mie nyemek, dan aneka makanan pedas lainnya yang jadi incaran anak muda.
Harga yang ditawarkan juga ramah di kantong. Mulai dari Rp18 ribu hingga Rp35 ribu. Ada juga sistem prasmanan, di mana pembeli bisa pilih topping sendiri. Minimal Rp20 ribu sudah bisa dapat semangkuk.
Setiap hari, Rahmatia biasa mangkal di CFD dan depan Kimia Farma Oesapa. Untuk menjangkau pembeli lebih luas, ia juga bergabung di grup komunitas UMKM. Jadi kalau ada acara, tinggal ikut-ikut saja. Kini pembeli juga bisa pesan online lewat Grab dan Maxim.
Penjualan Naik Pelan-Pelan
Meski jumlah pembeli di pameran besar tidak sepadat tahun lalu, Rahmatia melihat ada peningkatan yang stabil.
“Yang belanja dari hari pertama sampai sekarang meningkat, walaupun tidak signifikan tapi setiap hari ada penambahan jumlah,” katanya.
Bagi Rahmatia, ini sudah cukup jadi modal semangat. Apalagi di tengah persaingan 600 stand, bertahan saja sudah jadi prestasi tersendiri untuk UMKM.
