Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Tugas pokok dan fungsi kita harus terukur. Jika indikator tersebut tidak tercapai, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.
Alfonsius juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang preemtif, responsif, dan kolaboratif. Baginya, pakta integritas merupakan kontrak moral yang mengikat setiap aparatur untuk menjaga profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas.
“Komitmen itu harus tercermin dalam realisasi anggaran, keterbukaan informasi publik, kepatuhan penyampaian LHKPN dan SPT Tahunan, hingga lahirnya inovasi yang meningkatkan kualitas pelayanan,” tegas dia.
Alfonsius mengapresiasi capaian kinerja Sekretariat DPRD NTT pada 2025, yang mencapai 96 persen dari target, sekaligus berkontribusi terhadap raihan nilai sempurna 100 poin, untuk kinerja lembaga perwakilan di NTT berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
“Mempertahankan capaian jauh lebih sulit daripada mengejarnya. Karena itu dibutuhkan evaluasi, kolaborasi, dan strategi yang matang agar target 2026 dapat tercapai secara optimal,” katanya.





