Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Kami berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses listrik di seluruh wilayah NTT. Melalui perencanaan yang matang, kerja sama dengan pemerintah, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, target NTT terang 100 persen pada 2028 menjadi arah strategis kami,” jelas Eko.
Eko menambahkan, menjelang dan selama bulan Ramadan, PLN UIW NTT juga fokus menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan.
“Ramadan adalah momen penting bagi masyarakat. Kami berupaya agar ibadah sahur, buka puasa, hingga tarawih dapat berjalan lancar tanpa terkendala masalah listrik. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat NTT,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, PLN juga memaparkan upaya berkelanjutan melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi keluarga prasejahtera. Program ini membantu masyarakat yang belum mampu menjangkau biaya pemasangan listrik, sehingga mereka dapat segera menikmati terang listrik di rumahnya.
“Melalui program bantuan pasang baru listrik, kami ingin memastikan keluarga prasejahtera juga merasakan manfaat kehadiran negara melalui listrik. Kami berharap, semakin banyak rumah tangga yang bisa menikmati listrik sebelum dan selama Ramadan, sehingga suasana ibadah menjadi lebih khusyuk dan penuh berkah,” kata Eko.
