Rektor Undana Ingatkan Racun “Paradoks Kekuasaan” dan Risiko Dihujat Publik

Reporter: win 
| Editor: redaksi
PELANTIKAN-WR-89-of-123-edited-1024x576_copy_409x230

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

BarometerNTT.com, Kupang — Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai racun “paradoks kekuasaan” dan risiko dihujat publik.

Hal ini disampaikan saat pengambilan sumpah jabatan empat wakil rektor baru pada Senin (29/6/2026).

Bacaan Lainnya

Empat pejabat teras yang dilantik adalah Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si. (Wakil Rektor I Bidang Akademik), Prof. Dr. Paul Gabriel Tamelan, M.Si. (Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan), Dr. Rudi Rohi, S.H., M.Si. (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), serta Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D. (Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi)

“Kekuasaan itu bisa menjadi racun, dan membuat orang lupa diri. Saya tidak mau hal itu terjadi dalam kepemimpinan saya,” tegas Prof. Jefri.

Menurut dia, cara agar tetap eksis dan selamat, adalah dengan terus menjaga komunikasi dan merawat kerendahan hati,” tegas Prof. Jefri.

“Saya meminta, para wakil rektor baru untuk menebalkan telinga dan mentalitas kerja,” pinta Prof Jefri.

Pos terkait