Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Senada dengan hal tersebut, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik penguatan SDM di Undana. Ia menegaskan bahwa kepakaran para profesor ini sangat dibutuhkan pemerintah dalam membenahi infrastruktur, kesehatan, hingga pengembangan energi baru di NTT.
Orasi Ilmiah: Solusi dari Isu Lokal
Prosesi pengukuhan diwarnai dengan penyampaian orasi ilmiah yang mengangkat persoalan nyata di tengah masyarakat NTT:
Arsitektur Berbasis Perilaku: Prof. Linda W. Fanggidae membedah kegagalan desain modern yang mengabaikan aspek sosial.
Dia membandingkan proyek perumahan Pruitt-Igoe di AS yang gagal secara sosial dengan fenomena “Kios Angalai” di NTT yang meski sederhana, namun berhasil menjadi ruang interaksi sosial yang kuat karena desainnya selaras dengan perilaku manusia.
“Reformasi Kebijakan Stunting: Prof. Wiliam Djani menyoroti persoalan struktural dalam penanganan stunting di NTT,” kata Melki
Menurutnya, masalah utama bukan sekadar kekurangan anggaran, melainkan minimnya koordinasi lintas lembaga. Ia mendorong pergeseran paradigma dari sekadar pelayanan publik menjadi pemberdayaan masyarakat di mana pemerintah berperan sebagai fasilitator.





