Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Manager PLN UPT Kupang, Hikmah Prasetia, mengungkapkan mengenakan batik adalah wujud sederhana namun mendalam dari rasa bangga terhadap identitas bangsa.
“Batik adalah bagian dari jati diri dan warisan leluhur kita. Melalui momentum Hari Batik Nasional, kita ingin menumbuhkan rasa bangga sekaligus menjaga agar batik tetap bernapas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” tutur Hikmah.
Menurutnya melestarikan budaya tak harus menunggu langkah besar. Menghargai dan mengenakan batik dengan bangga di tempat kerja sudah menjadi bentuk apresiasi nyata.
“Saat memakai batik, kita tidak hanya membawa motif, tetapi juga menyuarakan nilai dan cerita di baliknya. Mari terus bangga berbatik dan mewariskannya dengan penuh kasih kepada generasi mendatang,” tambahnya.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan mencintai budaya lokal sejalan dengan pengamalan Pancasila.
“Batik mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan alasan untuk saling melengkapi. Semangat ini sejalan dengan Pancasila, mengingatkan kita untuk terus bergandengan tangan, saling menghormati, dan bergotong royong memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Eko.





