Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Barometerntt.com, Kupang –Masalah sampah, sudah menjadi momok yang meresahkan di Kota Kupang. Banyak di beberapa titik, sampah menggunung, meskipun selalu diangkut petugas kebersihan.
Seperti di Jalur 40, banyak sampah berserakan, bukan hanya para pengendara yang membuang sampah lewat jendela mobilnya, tapi masyarakat diluar wilayah tersebut, sengaja datang untuk membuang sampahnya.
Hal ini membuat pemandangan yang menjijikan bagi yang lewat di wilayah itu, bau busuk yang menyengat membuat mereka harus menutup hidup.
Melihat hal ini, tentu Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tidak bisa berdiam diri, dipicu dengan kurangnya kesadaran masyarakat untuk hidup bersih, dengan membuang sampah pada tempatnya.
“Kami ingin menimbulkan kesadaran masyarakat, akan pentingnya menjaga kebersihan, salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Ketua Panitia Lomba Kebersihan 2024, Hengky Malelak di Kupang, Sabtu (16/11/2024).
Aspek Manajemen salah satu poin yang menjadi penilaian bagi dewan juri, dimana dari 18 kelurahan dan enam kecamatan yang didatangi, dewan juri menilai inovasi yang dibuat lurah dan camat dalam mengatasi kebersihan di wilayahnya.
