Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Kami sadar kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga warga yang memproduksi sampah itu sendiri. Kami rindu Kota Kupang yang bersih,” ujarnya.
Irsan Dardana mengapresiasi langkah cepat pemerintah membentuk Satgas Penanganan Sampah, menyusun roadmap, hingga memastikan petugas tetap bekerja di hari libur.
“Saya pernah tanya ke petugas di lapangan, kapan libur? Jawabnya, kami libur kalau masyarakat stop buang sampah. Artinya hampir tidak ada libur,” ungkap Irsan Dardana.
Sebagai bentuk dukungan, KBB sebelumnya telah menggelar aksi “Kupang Bersinar” (Kupang Bersih, Indah, dan Asri) dengan mengerahkan 31 armada dan 3 truk fuso, ditambah 27 armada dari DLHK, sehingga total 55 truk pengangkut sampah dikerahkan dalam aksi bersih besar-besaran tersebut.
Untuk lomba kebersihan tahun ini, KBB dan DLHK menyepakati tiga kriteria utama:
1. Kebersihan lingkungan (jalan, trotoar, fasilitas umum, lahan kosong, sungai, dan drainase).
2. Kebersihan tempat pembuangan sementara (TPS).
3. Kebersihan kantor kelurahan.





