Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Lebih lanjut, Mahendra mendorong peningkatan sinergi, dengan berbagai pemangku kepentingan terkait yang dapat memperbesar peran Pasar Modal Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga sinergitas dan kolaborasi di antara seluruh pemangku kapentingan,” kata Mahendra.
Diakuinya, sinergi dan kolaborasi Komite Kebijakan Sektor Keuangan KSSK, tentu menjadi prioritas utama, dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan peran sektor keuangan, mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menjelaskan bahwa BEI telah menyiapkan masterplan pengembangan pasar modal 2026-2030 untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan dan meningkatkan daya saing global.
“Target ambisius ini didukung oleh penguatan infrastruktur pasar, peningkatan kualitas emiten dan investor, serta perluasan partisipasi publik,” kata Iman.
Iman menambahkan BEI juga mendorong inovasi produk dan pendalaman pasar agar pasar modal tidak hanya tumbuh dari sisi nilai, tetapi juga berperan lebih besar dalam pembiayaan jangka panjang ekonomi nasional. (*/win)
