Pangkas Kesenjangan Medis 3T, Undana Cetak Dokter Spesialis di NTT

Reporter: win 
| Editor: redaksi
undana-talk-07326-scaled-895x430_copy_447x215

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Ketua Dewan Penasihat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) NTT, dr. Laurens David Paulus, Sp.O.G, Subsp. Onk, FISQua., memaparkan data bahwa dari sekitar 70 dokter Obgyn di NTT, hampir 30 orang menumpuk di Kota Kupang.

Ketimpangan ini menyebabkan banyak kabupaten kepulauan di NTT hanya memiliki satu dokter spesialis, yang memicu risiko tinggi kelumpuhan layanan darurat, jika dokter yang bersangkutan berhalangan hadir.

Bacaan Lainnya

Kebutuhan fatal ini juga dipertegas oleh Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) Cabang NTT, dr. Robinzon G. Fanggidae, Sp.An-TI, FIP., mengingat vitalnya peran dokter anestesi dalam operasional kamar bedah di seluruh rumah sakit daerah.

Skema Beasiswa
Guna menjaga mutu lulusan, FKKH Undana menetapkan kuota penerimaan yang ketat dan terukur. Untuk prodi Spesialis Obgyn, kuota ditetapkan sebanyak 4 orang per semester. Sementara untuk Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif dibuka kapasitas 3 orang per semester atau 6 orang per tahun.

Pos terkait