OJK Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko di RGS 2026, Dukung Ekonomi Berkelanjutan

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG-20260714-WA0012_copy_416x276_copy_312x207

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Menurut Sophia, GRC kini tidak lagi sebatas alat kepatuhan. GRC telah menjadi fondasi menjaga ketahanan organisasi sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Penguatan ini juga sejalan dengan Asta Cita ketujuh Pemerintah tentang reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi.

Dukungan juga datang dari Pemerintah. Deputi Bidang Koordinasi BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan yang mewakili Menko Perekonomian menegaskan tata kelola baik adalah fondasi kredibilitas kelembagaan dan kepastian berusaha.

Bacaan Lainnya

“Tata kelola yang baik memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Ferry.

Ferry menambahkan, konsep future-ready governance harus mampu mengantisipasi risiko sebelum menjadi krisis, di tengah ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar global.

Dari sisi digital, Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah menekankan transformasi digital harus jadi pengungkit produktivitas nasional.

“Digitalisasi bukan tujuan akhir. Tata kelola yang baik justru membangun kepercayaan sehingga kepatuhan menjadi pendorong inovasi berkelanjutan,” jelas Edwin.

Pos terkait