Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Saat melintas di podium utama, Wali Kota menyerahkan cendera mata berupa topi Ti’i Langga khas Rote kepada Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, serta Wali Kota Medan selaku tuan rumah. Selain itu, oleh-oleh berupa kain tenun khas Rote juga diserahkan kepada istri Wali Kota Medan dan Ketua APEKSI.
Menurut Wali Kota Kupang, pilihan menampilkan budaya Rote bukan tanpa alasan. Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan rumah bagi masyarakat yang berasal dari berbagai suku dan etnis. Salah satu komunitas terbesar yang telah menjadi bagian dari denyut kehidupan Kota Kupang adalah masyarakat Rote.
“Kota Kupang adalah kota yang majemuk. Warga kami berasal dari berbagai latar belakang budaya dan etnis yang hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan. Pada kesempatan ini kami memilih mempromosikan budaya Rote sebagai representasi dari kekayaan budaya yang hidup dan berkembang di Kota Kupang,” ujar dr. Christian.





