Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Sementara tingkat SMA/SMK yang sebelumnya hanya diikuti empat sekolah, kini meningkat menjadi 31 peserta,” tambah dia.
Samsudin berharap pada Gebyar Ramadan tahun 2027 mendatang, jumlah peserta semakin meningkat, bahkan direncanakan akan ada penambahan cabang lomba cerdas cermat.
Samsudin mengingatkan, pada April 2026 mendatang akan digelar lomba serupa oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, dengan pengumuman pemenang pada 2 Mei 2026.
“Guru-guru agama diharapkan dapat mempersiapkan siswanya, untuk mengikuti tiga mata lomba: tahfiz, pidato, dan tilawah, serta tetap menjaga sportivitas,” pinta Samsudin.
Sebelumnya, Ketua panitia dalam sambutannya menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk akhlak, karakter, dan kepribadian luhur peserta didik.
“PAI tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Islam agar peserta didik beriman, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dia.
