Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Christian menilai, Festival Budaya Kelurahan Tode Kisar telah menghadirkan manfaat yang nyata, tidak hanya memperkuat persatuan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang sehingga budaya mampu menjadi penggerak ekonomi lokal.
Sementara itu, Ketua Panitia, Yeri Mesak, menjelaskan bahwa Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar merupakan bagian dari Event Budaya Tingkat Kelurahan Tahun 2026 yang difasilitasi Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata.
“Kegiatan tersebut bertujuan, membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya, memperkuat kebersamaan, meningkatkan kreativitas warga, serta mempererat persatuan dalam keberagaman,” jelas Yeri.
Festival berlangsung selama tiga hari, 13–15 Juli 2026, dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain fashion show, tarian tradisional, lomba vokal, karnaval budaya, dan panggung hiburan yang melibatkan anak-anak, pelajar, pemuda, hingga masyarakat Kelurahan Tode Kisar. (*/win)





