Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Christian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman. Dan identitas budaya yang berbeda bukan menjadi pemisah, melainkan kekuatan yang memperkaya kehidupan masyarakat Kota Kupang.
“Menjadi orang Madura sekaligus menjadi warga Kota Kupang bukan dua identitas yang bertentangan, tetapi saling menguatkan. Harmoni bukan berarti kita harus sama, melainkan mampu hidup berdampingan dalam keseimbangan, saling menghormati, dan saling mendukung,” tegas dia.
Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Madura Flobamora Kota Kupang Periode 2026–2031, Sahri, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
Sahri berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan mengedepankan kepentingan bersama. Dan siap menjadi mitra Pemkot Kupang, dalam mendukung pembangunan serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, di akhir acara Pengurus Kerukunan Keluarga Madura Flobamora Kota Kupang Periode 2026–2031 menyerahkan penghargaan berupa celurit kepada Wali Kota Kupang.
