Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Penataan pasar, pencegahan kebocoran PAD, serta transparansi pengelolaan keuangan menjadi fokus utama yang harus segera dibenahi,” jelas Christian Widodo.
Wali Kota juga meminta agar dilakukan penertiban terhadap sistem sewa dan retribusi pasar, sehingga tidak terjadi perbedaan antara pembayaran pedagang dan penerimaan yang masuk ke kas daerah.
Selain itu, tambahnya Direktur Perumda Pasar didorong untuk aktif membangun jejaring dengan berbagai pihak, termasuk swasta, perbankan, komunitas, dan lembaga swadaya masyarakat, guna mendukung pembenahan pasar melalui program kemitraan dan CSR.
“Saya ingin wajah pasar ke depan menjadi lebih rapi, nyaman, higienis, dan modern. Direktur harus sering turun langsung ke lapangan, melihat kondisi pasar secara nyata, karena persoalan pasar itu kompleks dan tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung kinerja Direktur Perumda Pasar. Ia memastikan bahwa jajaran pimpinan daerah siap memberikan dukungan dan pendampingan kapan pun dibutuhkan.
