Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Melki juga menginstruksikan agar seluruh Kepala Sekolah menandatangani Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja, sebagai bentuk komitmen terhadap pencapaian target pendidikan. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala, dan kepala sekolah yang tidak menunjukkan kinerja optimal dalam dua tahun akan dievaluasi.
Dalam arah kebijakan pendidikan, Pemerintah Provinsi NTT juga terus mendorong penguatan pendidikan produktif melalui program One School One Product (OSOP). Program ini bertujuan menjadikan sekolah sebagai pusat kreativitas dan inovasi berbasis potensi lokal.
“Melalui OSOP, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga belajar mencipta, memproduksi, dan memahami nilai ekonomi dari hasil karya mereka,” jelasnya.
Khusus untuk SMK, Melki menekankan pentingnya penguatan teaching factory dan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan benar-benar siap kerja.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan akses lulusan menuju perguruan tinggi, sekolah kedinasan, serta institusi TNI dan Polri melalui program pembinaan dan pendampingan yang terstruktur.
