Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Pada Forum BOTASUPAL, Sekretaris Umum BOTASUPAL Brigjen Pol Mulyono juga menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menjaga keaslian Rupiah serta memperkuat deteksi, penanganan, dan penegakan hukum terhadap peredaran Rupiah palsu.
Melalui kegiatan ini, kapasitas aparat penegak hukum dan otoritas terkait diharapkan semakin meningkat melalui materi-materi yang disampaikan, termasuk mengidentifikasi dan menindaklanjuti aktivitas yang berindikasi melanggar ketentuan, sekaligus mendorong tindak lanjut atas indikasi pelanggaran secara lebih efektif dan sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan FGD difokuskan pada penguatan kapasitas peserta dalam pengawasan sistem pembayaran serta peningkatan koordinasi antar lembaga dalam pencegahan dan pemberantasan Rupiah palsu.
Peserta mengikuti capacity building, diskusi terarah, dan case clinic bersama Departemen Hukum Bank Indonesia, PPATK, OJK Provinsi NTT, serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTT, dengan materi yang mencakup aspek hukum hasil surveillance, financial intelligence dan follow the money, serta peran Satgas PASTI dalam penanganan aktivitas keuangan ilegal.
