Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Program Desa Migran EMAS merupakan model perlindungan PMI berbasis desa, yang menekankan edukasi migrasi aman, pelatihan skill dan bahasa, pembentukan satgas desa, serta penguatan ekosistem perlindungan pekerja migran sejak dari desa asal.
Fachri juga meminta agar pemerintah daerah melalui Dinas Nakertrans mengusulkan desa-desa calon Desa Migran EMAS dengan syarat adanya Peraturan Desa tentang perlindungan pekerja migran.
Selain itu, Kementerian P2MI/BP2MI juga menyatakan dukungan penuh terhadap rencana DPRD NTT menyusun Ranperda Pencegahan Trafficking dan Perlindungan PMI, termasuk peluang kolaborasi dengan mereplikasi ekosistem Desa Migran EMAS di NTT.
Komisi V DPRD NTT menilai pendekatan perlindungan berbasis desa sangat penting bagi NTT karena akar persoalan trafficking dan migrasi ilegal memang banyak bermula dari desa-desa miskin dan wilayah kantong migran.
“Jika perlindungan pekerja migran dimulai dari desa, maka desa harus menjadi benteng pertama melawan trafficking. Kami melihat Desa Migran EMAS bisa menjadi jalan penting untuk mengubah NTT dari daerah pengirim korban menjadi daerah pengirim pekerja migran yang terlindungi, terampil, dan bermartabat,” tegas Komisi V DPRD NTT.





