Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Bagaimana menyatukan data dan mengintegrasikan data sehingga menjadi satu kesatuan, menjadi integrasi aksi. Kemudian, bagaimana pola-pola yang sebelumnya masih bersifat reaktif dan juga pasif, berubah menjadi proaktif. Serta layanan-layanan yang memang seamless, mudah, presisi, cepat, dan juga murah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Awaluddin menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan Samsat secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni dalam sambutannya turut
menekankan pentingnya inovasi layanan yang murah, mudah, dan cepat untuk
meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.
Berbagai terobosan seperti Samsat keliling, Samsat malam, hingga layanan jemput bola dinilai menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pendapatan daerah.
Selanjutnya di acara tersebut, dilakukan penandatanganan Komitmen dan Program
Kerja Pembina Samsat Tahun 2026. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat integrasi data serta menghadirkan layanan yang lebih efektif dan efisien bagi masyarakat.





