Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Sejak tahun 2023 kami bersama PT NRI, membangun sedikitnya 42 hektar tambak garam,” kata Madito.
Pembangunan tambak tersebut, Lanjut dia, tidak hanya mendapat apresiasi positif saja dari masyarakat, tetapi ada juga yang negatif, apalagi musim kampanye baik legislatif maupun kepala daerah.
“Berbagai isu negatif tentang tambak diciptakan, ada yang mengatakan kalau PT, NRI merampok lahan pemerintah, ada juga yang mengatakan kalau merusak lingkungan atau abrasi, lalu ada yang mengatakan tidak berkonstribusi terhadap PAD, macam-macamlah pendapat mereka,” tegas Madito.
Tetapi dari PT NRI tidak selalu memberi tanggapan, paparnya, karena tidak punya waktu yang cukup untuk berbantah-bantah dengan mereka, yang hanya sekedar berpendapat, tanpa mengerti persoalan.
“Apalagi yang berteriak dari kegelapan, alias menggunakan akun palsu. Semua isu yang dihembuskan justru kami jawab dengan hasil kerja nyata,” aku Madito.
Dan akhirnya terbukti, selama 2 tahun lebih PT NRI beroperasi, kini menghasilkan garam curah mencapai puluhan ribu ton dan telah kirim ke Pulau Jawa. (*/win)





