Dukung Program Presiden Prabowo, Madito Antarpulaukan Ribuan Ton Garam ke Surabaya

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Ada juga masyarakat kecil lain yang cukup menikmati peredaran uang tersebut, yaitu mereka yang sedang menjajakan dagangannya dipinggir dermaga, yang menanti kapan para buruh haus dan lapar lalu mereka menyuguhkan barang jualan mereka untuk dibeli oleh para buruh,” kata dia.

Tambak garam telah menciptakan peluang kerja dan peluang untung bagi banyak orang, ini yang disebut sebagai efektif domino.

Bacaan Lainnya

“Untuk itu, terima kasih buat semua teman-teman, yang telah membantu memperlancar proses pengiriman keluar garam dari Sabu Raijua, baik via kapal kargo maupun via Tol laut, para buruh, kondektur dan sopir, pemilik mobil dan semua yang turut membantu,” ujar Madito.

Madito mengatakan, lewat PT. NRI mereka sudah hampir tiga tahun bekerja di Sabu Raijua, untuk memproduksi garam curhah.

“Mereka memanfaatkan dengan baik sinar matahari, yang selama ini menyala dengan sempurna. Panas yang menyengat di siang hari, membuat mereka yang datang sebagai tamu ke Sabu Raijua menjadi tidak nyaman karena suhu udaranya tak bersahabat,” paparnya lagi.

Pos terkait